Tahun 2020 adalah tahun bersejarah bagi dunia pendidikan di Indonesia. Pandemi covid 19 mengubah sistem pendidikan konvensional menjadi digital tanpa bisa ditawar. Kebijakan pemerintah terkait pendidikan bergulir sebagai upaya menjaga keberlangsungan pendidikan di level sekolah sebagai penyelenggara pendidikan. Sekolah dituntut bergegas menjalani perubahan, mengubah metode pembelajaran, penugasan, dan penilaian, meliputi kebijakan kelulusan tanpa ujian nasional.
Perubahan berlaku juga di SMP Muhammadiyah 7 program unggulan colomadu. Kami dari awal berdiri sudah berkomitmen membuat anak didik melek akan teknologi, melek akan perkembangan zaman. Tanpa menomor duakan adab dan akhlaknya. Sudah dari semester 1 kami berusaha untuk melakukan ujian secara daring. Dengan menggunakan berbagai media; Whatsapp, Google Form, zoom, webex, google classroom, dan aplikasi andorid USBA ( Ujian Sekolah Berbasis Android ). Walau menemukan berbagai masalah, akan tetapi sekolah ini tidak pernah menyerah untuk terus belajar dan berkembang.
Pada masa pandemi ini disaat dinas pendidikan tidak mewajibkan diadakannya PAT ( Penilaian Akhir Tahun ). SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan Colomadu memutuskan tetap melaksanakannya. Kami mencari cara dan metode bagaimana bisa melaksanakan PAT dengan mudah, tertib, lancar, dan sedikit masalah yang terjadi. Panitia PAT selama seminggu mencari dan meramu cara yang tepat untuk melaksanakan PAT seperti apa, pada akhirnya di putuskan menggunakan google form dan di integrasikan dengan Timify.me. Karena dipandang cara itu adalah yang paling mudah di gunakan oleh anak didik, tetapi masih bisa terpantau oleh sekolah dengan batasan waktu pengerjaan.
“Timify.me adalah add-on ( pengaya ) yang fungsinya untuk memberikan batasan waktu pengerjaan google form”, Kata slaah seorang panitia PAT. Pada awal sosialisasi format soal dan Timify.me para guru di SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan Colomadu juga kebingungan dan berdecak kagum, ternyata bisa ya GForm di kasih waktu pengerjaan. Alhamdulillah semua guru kami mau terus belajar dan berkembang. Di tengah asyik-asyiknya sosialisasi, ada seorang guru berkata, ” Sudah di ujicoba belum ya pakai itu?”. Panitia menjawab ” Belum atuh, yuk di coba bareng “.
Dan ternyata munculkan masalah baru, Timify.me tidak memberikan akses GForm untuk upload file, padahal pengerjaan soal Uraian di rencanakan di upload dalam format foto. Panitia pun mulai mencari – cari lagi solusi untuk pengumpulan jawaban soal uraian. Setelah di bahas oleh panitia muncullah ide, jawaban uraian di kirim dalam link GForm yang berbeda. Semua pun setuju dan mulai membuat soal, kisi-kisi, jawaban, serta mempersiapkan keperluan lain untuk PAT.
Rabu, 02 Juni 2020. PAT pertama di selenggarakan. Semua anak sudah bersiap dengan gadgetnya masing- masing. Tepat pukul 07.30 link soal di share di grup Whatsapp masing-masing kelas. Masalah baru muncul. Ada beberapa anak yang sinyalnya lemah dan kesulitan untuk membuka soalnya. Tetapi para guru selalu memberi motivasi anak didik untuk selalu berusaha. Sampai akhirnya alhamdulillah PAT hari pertama terlaksana sesuai harapan.
Dian Adhi Prasetyo,
English Teacher,
SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan Colomadu.
