Pada tanggal 20 Oktober 2025, SMP Muhammadiyah 7 Colomadu melaksanakan kegiatan simulasi evakuasi gempa bumi sebagai bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan bencana bagi seluruh warga sekolah. Kegiatan ini melibatkan seluruh Peserta Didik, guru, dan tenaga kependidikan dalam skenario evakuasi yang dirancang menyerupai kondisi nyata.
Simulasi dimulai dengan bunyi sirine sebagai tanda terjadinya gempa. Peserta Didik diarahkan untuk berlindung di bawah meja, menjaga kepala, dan mengikuti prosedur evakuasi yang telah disosialisasikan sebelumnya. Setelah gempa dinyatakan selesai, mereka bergerak menuju titik kumpul yang telah ditentukan dengan tertib dan cepat.

Kepala sekolah menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun budaya tanggap bencana sejak dini, terutama di wilayah yang memiliki potensi gempa. “Kami ingin Peserta Didik tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh dan siap menghadapi situasi darurat dengan tenang dan terlatih,” ujarnya.
Simulasi ini juga menjadi bagian dari integrasi pendidikan karakter, di mana nilai-nilai kepedulian, kedisiplinan, dan kerja sama ditanamkan melalui pengalaman langsung. Dengan dukungan dari guru dan tim keamanan sekolah, kegiatan berjalan lancar dan memberikan pembelajaran bermakna bagi semua pihak.
SMP Muhammadiyah 7 Colomadu terus berkomitmen menjadi rumah kedua yang aman, nyaman, dan mendidik, serta siap menghadapi tantangan zaman dengan iman, ilmu, dan amal.
