“NAPZA Bukan Pilihan! Pemuda Muhammadiyah 7 Colomadu Buktikan Semangat Sehat di Hari Sumpah Pemuda”

Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan Colomadu menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Bahaya NAPZA pada hari Selasa, 28 Oktober 2025. Kegiatan ini menghadirkan Arum Khasanah, S.Pd sebagai pembicara yang membawakan materi dengan cara yang menarik, ceria, dan interaktif.

Acara diawali dengan ice breaking seru yang membuat suasana menjadi lebih hidup dan menyenangkan. Sesi dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai bahaya NAPZA, meliputi pengertian, jenis, dampak negatif, serta langkah-langkah pencegahan penyalahgunaan NAPZA di kalangan remaja. Arum Khasanah, S.Pd menyampaikan pesan-pesan edukatif dengan gaya yang ringan dan komunikatif sehingga mudah dipahami oleh seluruh siswa.

Setelah penyampaian materi yang inspiratif, kegiatan berlanjut dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab yang berlangsung hangat. Para siswa tampak antusias menyampaikan pendapat dan pertanyaan seputar bahaya penyalahgunaan NAPZA dalam kehidupan remaja. Melalui dialog terbuka ini, siswa diajak berpikir kritis dan menyadari pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan.

Untuk menambah semangat dan memperkuat pemahaman, kegiatan ditutup dengan Quiz Game seru berbasis digital menggunakan aplikasi Quiziz. Melalui platform ini, para siswa belajar sambil bermain — menjawab berbagai pertanyaan seputar materi NAPZA dengan cepat, tepat, dan kompetitif. Suasana kelas pun berubah menjadi arena pembelajaran yang interaktif, digital, dan menyenangkan.

Pemanfaatan pembelajaran digital melalui Quiziz ini menjadi bukti nyata bahwa edukasi tentang bahaya NAPZA dapat dikemas secara modern dan menarik, sejalan dengan upaya sekolah dalam mendorong literasi digital dan pemanfaatan teknologi positif di kalangan siswa. Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan tentang bahaya NAPZA, tetapi juga menumbuhkan semangat “belajar cerdas di era digital”.

Kelompok Putra 1, yang terdiri dari Ilham Maulana Saputra, Muhammad Yulis Dewantara, Ahmad Abil Farraz Saputra, Alfino Eka Naufal, dan Muhammad Asykar Hawari, berhasil menjadi pemenang dengan perolehan skor tertinggi. Sorak gembira dan tepuk tangan mengiringi kemenangan mereka.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa memperoleh wawasan yang lebih luas tentang bahaya NAPZA serta memiliki benteng diri yang kuat untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan NAPZA. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat pemuda yang sehat, cerdas, dan berkarakter, sesuai dengan nilai-nilai Sumpah Pemuda dan semangat sekolah untuk membentuk generasi unggul dan berakhlak mulia.

One thought on ““NAPZA Bukan Pilihan! Pemuda Muhammadiyah 7 Colomadu Buktikan Semangat Sehat di Hari Sumpah Pemuda””

  1. Insyaallah menjadi sekolah yang dirindukan. Masuklah ke gerbang sekolahnya, sederhana tapi hangat. The real rumah kedua untuk belajar. Sekolah yang menyamai dan merawat pendidikan karakter, kepemimpinan, enterpreuner, dengan tantangan yang membahagiakan.

    SMP Muhammadiyah 7 Colomadu, tempat cita dan doa tersemat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *